Sabtu, 11 Oktober 2008

Buldoser PKS

Tulisan ini judul aslinya adalah PKS Menjawab Hujatan. Tapi saya pungut di blog ini dengan judul buatan saya sendiri. Tentu isinya tidak berubah, silakan menikmati:

Oleh Abu Awlaadih*
http://pkspiyungan.blogspot.com/2008/10/pks-menjawab-hujatan.html

----------
PKS tidak peduli nasib tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri.
Parpol bernomor 8 ini tidak banyak berbuat mengatasi pengangguran.
Banyak anak putus sekolah, tapi kader partai yang katanya peduli orang miskin ini diam saja.
Puluhan kecaman lain pun mengguyur parpol berwarna khas kuning-hitam itu.
----------
Wajar saja, apa yang bisa dilakukan si bulan sabit kembar itu dengan perolehan suara sekitar 7% di pemilu 2004 lalu? Tidak banyak. Ini ibarat PKS hanya dapat cangkul dan palu untuk membangun bangunan raksasa bernama Indonesia yang morat-marit ini. Sedikit yang bisa dilakukan PKS, jadi harap maklum adanya.

Akan tetapi, kecaman dan hujan kritik tersebut tentu sangat bermanfaat bagi PKS. Ini bisa membakar tekad kader dan simpatisannya untuk membangun kekuatan lebih besar, sedahsyat dan setangguh buldoser. PKS perlu buldoser untuk membenahi tanah air Indonesia, sebab palu dan cangkul tidaklah cukup.

PKS sudah terwarnai corak buldoser, hitam kuning. Namun berseragam warna ala buldoser saja tidaklah memadai tanpa sopir dan surat ijin mengemudi (SIM) buldoser. Dan setelah dihitung-hitung, ternyata PKS butuh 20% supir buldoser berSIM resmi, alias anggota legislatif di pemilu 2009.

Angka 20 persen ini bukan asal sebut. Dengan sistem demokrasi, perolehan suara 7% saja tidak mencukupi. Kebijakan-kebijakan bagus yang memihak rakyat kandas lantaran tidak disetujui anggota legislatif lain yang tidak setuju. Apalagi kalau harus adu pemungutan suara untuk menggolkan kebijakan yang tidak disukai para koruptor dan penerima suap itu.

Jadi, 20% adalah angka yang realistis. Dengan begitu, PKS tidak akan lagi sekedar nampang dengan kaos dan bendera berwarna buldoser, tidak lagi hanya berkoar-koar selantang gemuruhnya buldoser, atau sok berlagak besar seperti badannya buldoser saja. Tapi dengan 20%, PKS insya Allah akan benar–benar punya buldoser dan para supir handalnya yang dipercaya rakyat.

Buldoser adalah kendaraan yang bergerak merayap, yakni sejenis traktor dengan ban-rantai yang mengelilingi roda bergigi. Kendaraan berat ini dilengkapi bilah logam berukuran besar untuk mendorong dan memindahkan tanah, pasir, reruntuhan bangunan, dll. dalam jumlah besar, dalam kegiatan membangun konstruksi.

Buldoser tergolong dalam alat berat yang biasa diistilahkan juga dengan kendaraan teknik, perangkat konstruksi, kendaraan pengangkut tanah, peralatan berat, dan semacamnya. Di dunia ada banyak perusahaan pembuat alat berat. Di antara yang terkenal adalah Caterpillar (AS), Komatsu (Jepang), Atlas Copco (Swedia), Liebherr (Jerman) dan Hyundai (Korea Selatan).

Perusahaan-perusahaan tersebut memproduksi kendaraan-kendaraan berat yang dicat dengan warna khas PKS: hitam dan kuning. Bahkan ada buldoser yang selain berbalut warna PKS, juga diberi kode merek yang mengandung angka 8, nomor urut PKS. Sebut saja buldoser jenis D8T buatan Caterpillar AS, yakni traktor dengan rantai pada rodanya.

Buldoser D8T ini dirancang untuk tugas berat. Rancang-bangunnya yang awet dilengkapi pula dengan mesin jenis C15 untuk pekerjaan yang tangguh. Menurut pembuatnya, www.cat.com, Buldoser D8T ini hemat bahan bakar sehingga memerlukan biaya penggunaan yang rendah. Selain itu, buldoser D8T dilengkapi teknologi ACERT yang bekerja di titik pembakaran guna mengoptimalkan daya-guna mesin dan pelepasan gas buangan yang rendah.

Teknologi ACERT diperkenalkan pada tahun 2003 dan mencakup 4 sistem utama: manajemen udara, pembakaran presisi, elektronik berteknologi canggih, dan pasca-penanganan efektif. Keempat sistem ini bekerja bersama dalam rangka mengurangi partikel dan gas-gas pencemar udara, serta pada saat yang sama mempertahankan keandalan dan ketahanan mesin.

*Abu Awlaadih, onenosed@googlemail.com

http://pkspiyungan.blogspot.com/2008/10/pks-menjawab-hujatan.html

Semoga buldoser PKS juga secanggih D8T ini. Atau bahkan lebih dahsyat.... Amiin.

1 komentar:

v mengatakan...

aslinya ada di sini bos:

pksainstek.multiply.com